Sbobet Sponsorship – Barcelona mangajukan sejumlah pembelaan pada pemain andalannya yakni Lionel Messi tentang isu rasialisme terhadap Royston Drenthe.
Drenthe sendiri merupakan pemain Real Madrid yang kini tengah dipinjamkan ke Everton mengkalaim kalau pemain terbaik dunia tersebut berulang kali terus menyebutnya negro ketika perjumpaan keduanya pada ajang La Liga. Pihak Klub Messi lantas membantah semua pernyataan tersebut dan mengatakan kalau semua hal tersebut bukan karakter dari seorang Messi yang sebenarnya.
“Pemain tersebut selalu menunjukan semua rasa hormat dan sportifitasnya pada semua rivalnya. Semua itu yang sangat kami kenal dan rekan-rekannya juga mengenal dirinya sedemikian. Kami tahu tuduhan tersebut sangat berseberangan dengan apa yang selama ini telah dijalani,” ungkap juru bicara Barcelona pada Sbobet Sponsorship.
Drenthe sendiri menghabiskan musim terakhir kontraknya bersama Madrid dan saat ini tengah menjalani masa pinjaman bersama Everton. Sang pemain belakang Belanda tersebut sempat dipinggirkan oleh skuad David Moyes dalam beberapa pekan terakhir karena adanya masalah indisipliner. Dalam wawancaranya, Drenthe mengungkapkan semua insiden rasial yang dilakukan Messi saat dia berlaga membela Hercules.
Drenthe juga sempat menuduh kalau pemain AS Roma yakni Gabriel Heinze dan striker Madrid yakni Gonzalo Higuain juga sempat memanggilnya dengan kata negro saat mereka berlatih bersama. Semua wawancara tersebut berlangsung di Belanda pda 18 April lalu. Dalam wawancara tersebut sang pemain belakang 25 tahun tersebut juga sempat ditanyain siapa yang akan didukung pada laga El Clasico yang akan berlangsung. sang pemain asal Belanda tersebut pun terlihat lebih membela Real Madrid.
Drenthe tampak sangat sakit hati akibat kasus rasial tersebut. Dirinya pasti menolak jika Messi mengirimkan apapun untuknya. Perjumpaan dengan sang striker bintang Barcelona tersebut sudah berlangsung dari Agustus 2008 lalu saat itu Drenthe perkuat Belanda ti Olimpiade Beijing.
Saat untuk terkahir kali kedua pemain sempat bertemu, Drenthe mengaku kalau sang pemain Argentina tersebut menolak untuk berjabat tangan dengannya. Menurut kabar, pihak La Liga belum berencana untuk mengambil tindakan terhadap kasus kedua pemain tersebut. (YN)





